Sekilas Tentang Command Line
Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.
Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.
Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:
man adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya.
Contoh:
$ man ls
Perintah di atas digunakan untuk menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls secara lengkap.
Perintah-Perintah Dasar Linux
Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!
Daftar Perintah Menurut Alfabet
& adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown cp fg find grep gzip halt hostname kill less login logout ls man mesg mkdir more mount mv passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar umount unalias unzip wall who xhost + xset zip
&
Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh:
wget http://id.wikibooks.org &
Perintah & dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita, dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain.
Lihat juga:
Silahkan lihat juga perintah bg dan fg.
adduser
Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.
Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:
# adduser udin
# passwd udin
Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.
Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta memasukkan password untuk user yang Anda buat. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang sama.
alias
Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:
$ alias dir=ls
Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut:
$ alias dir=ls -ar –color:always
Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). Lihat juga perintah unalias.
bg
Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background.
Lihat juga perintah fg.
cat
Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Contoh:
$ cat /nama/suatu/file
cd
Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.
chgrp
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:
# chgrp
chmod
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:
1. r untuk read,
2. w untuk write, dan
3. x untuk execute.
Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.
Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:
$ chmod ug+rx coba1
Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:
$ chmod ug-rx coba1
Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).
Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:
$ chmod 700 coba2
Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:
$ chmod 644 coba3
Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux, perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda. Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain).
chown
Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori
$ chown
cp
Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:
$ cp
fg
Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.
find
Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:
$ find . -name *.doc -print
Contoh hasil:
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc
grep
Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.
Format perintah:
$ grep
Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:
$ grep marginal
diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total
gzip
ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:
$ gzip
Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.
halt
Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.
hostname
Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.
Contoh pemakaian:
[user@localhost mydirectoryname] $ hostname
localhost.localdomain
kill
Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:
$ kill
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:
ps aux | grep
less
Fungsinya seperti perintah more.
login
Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.
logout
Untuk keluar dari sistem.
ls
Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.
man
Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.
$ man
mesg
Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.
$ mesg y atau mesg n
Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.
mkdir
Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a
more
Mempaging halaman, seperti halnya less
mount
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.
$ mount
/dev/hda3 on / type ext2 (rw)
none on /proc type proc (rw)
/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)
/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)
none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)
mv
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.
passwd
Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.
pwd
Print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
rm
Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.
Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!
rmdir
Untuk menghapus direktori kosong.
shutdown
Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.
su
Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.
tail
Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:
$ tail
talk
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.
tar
Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:
$ tar
Contoh:
$ tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*
Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.tar.gz
$ tar -xzvf namaFile.tar.gz
Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz
umount
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.
# umount
unalias
Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:
$ unalias dir
unzip
Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
$ unzip
Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.
wall
Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.
# wall Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.
who
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:
$ who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08
xhost +
Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.
xset
Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:
$ xset b
$ xset m
zip
Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.
reff: http://ayhee.wordpress.com/
The IP Subnet Mask Calculator enables subnet network calculations using network class, IP address, subnet mask, subnet bits, mask bits, maximum required IP subnets and maximum required hosts per subnet.
Results of the subnet calculation provide the hexadecimal IP address, the wildcard mask, for use with ACL (Access Control Lists), subnet ID, broadcast address, the subnet address range for the resulting subnet network and a subnet bitmap.
For classless supernetting, please use the CIDR Calculator. For classful supernetting, please use the IP Supernet Calculator. For simple ACL (Access Control List) wildcard mask calculations, please use the ACL Wildcard Mask Calculator.
Jika dalam satu komputer terinstall dua atau lebih sistem operasi, yaitu mengenai boot loader sistem operasi yang digunakan. permasalahan sering muncul ketika instalasi ulang salah satu sistem operasi yang digunakan. Misalnya menggunakan ubuntu dan windows.
Jika pada instalasi sistem operasi windows terlebih dahulu kemudian baru instalasi sistem operasi ubuntu kemungkinan tidak akan terjadi masalah. Karena pada saat instalasi ubuntu akan secara otomatis teristal bootloader yang membaca sistem operasi windows.
Tapi jika suatu saat ingin instalasi ulang sistem operasi windows tanpa melakukan instalasi ulang sistem operasi ubuntu, disinilah terjadi sedikit masalah dengan bootloader karena setelah instalasi sistem operasi windows akan menghilangkan bootloader ubuntu.
Untuk menanganinya, setelah selesai melakukan instalasi sistem operasi windows lakukan langkah-langkah :
Reboot komputer dengan menyiapkan live/instalasi cd ubuntu.
Kemudian setelah masuk live cd ubuntu, pilih pada menu ==> aplication => accesoris => terminal, atau Alt + F2 kemudian ketikkan gnome-terminal => run.
Masuk sebagai root dengan sudo -i => enter. Misalkan MBR ubuntu di HD /dev/sda10 atau bisa dilihat dengan perintah => fdisk -l.
Kemudian mount kan ke /mnt, perintahnya => mount /dev/sda10 /mnt.
Lakukan instalasi grub loadernya dengan perintah => grub-install –root-directory= /mnt /dev/sda dan tunggu sampai selesai.
Langkah terakhir umount kan /mnt perintahnya => umount /mnt/sda10
Reboot komputer dengan perintah => reboot
Akhirnya selesai juga. Selamat mencoba.
reff: http://www.gealgeol.com
Kita dapat mengunci konfigurasi firefox agar tidak dapat dimodifikasi oleh user yang nantinya akan dibaca secara global pada waktu startup
1. Edit file /usr/lib/firefox/grepprefs/all.js
pref("general.config.filename", "firefox.cfg" );
2. Kemudian edit file firefox.cfg
contoh : konfigurasi dibawah ini akan mengunci variable proxy yang akan digunakan oleh firefox
// lock network proxy configuration
lockPref("network.proxy.type", 1);
lockPref("network.proxy.ftp", "localhost" );
lockPref("network.proxy.ftp_port", 3128 );
lockPref("network.proxy.http", "localhost" );
lockPref("network.proxy.http_port", 3128);
lockPref("network.proxy.ssl", "localhost" );
lockPref("network.proxy.ssl_port", 3128 );
lockPref("network.proxy.no_proxies_on", "localhost, 127.0.0.1, 192.168.0.0/24, 192.168.1.0/24" );
3. Anda dapat menambahkan konfigurasi apa saja yang ingin di kunci di dalam file firefox.cfg
4. Sesudah di kunci maka konfigurasi tersebut akan menjadi readonly/locked dan tidak dapat dimodifikasi oleh user
reff: http://www.ksl-bl.org/
Ada kalanya rizki seseorang tidak sama (berbeda - beda). Termasuk dalam hal koneksi yang satu ini (koneksi internet).
Berikut adalah cara agar anda dapat saling berbagi koneksi internet dengan rekan - rekan anda :
1. Anda harus login sebagai root
felix@ubuntu:~$ sudo -s
[sudo] password for felix:
2. Konfigurasi NAT (Network Address Translation) pada komputer anda
root@ubuntu:~# iptables -t nat -A POSTROUTING -o ethX -j MASQUERADE
3. Ubah isi ip forward yang default-nya 0 menjadi 1
root@ubuntu:~# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
4. Install paket dnsmasq dan ipmasq
root@ubuntu:~# apt-get install dnsmasq ipmasq
5. Restart dnsmasq.
root@ubuntu:~# /etc/init.d/dnsmasq restart
6. Konfigure ulang ipmasq
root@ubuntu:~# dpkg-reconfigure ipmasq
7. Lakukan kembali perintah No. 2 tadi.
8. tambahkan "net.ipv4.ip_forward = 1" kedalam file konfigurasi yang berada pada /etc/sysctl.conf
Setelah semua selesai (coba restart jika blom berjalan dgn lancar) maka rekan anda telah bisa untuk mendapatkan sharing internet dari anda.
reff: http://www.ksl-bl.org/
Ada cara untuk anda yang ingin browsing cepat, salah satunya menggunakan firefox
1.Bukalah browser firefox anda
2.Ketiklah about:CONFIG pada address bar
3.Cari beberapa string dibawah ini, dan pastikan stringnya sama dengan yang ditunjuk oleh anak panah
network.http.pipelining -> true
network.http.pipelining.maxrequests -> 64
network.http.proxy.pipelining -> true
network.proxy.share_proxy_settings -> false
4.Buat string baru, caranya : klik kiri 1x dimana saja, klik kanan NEW >> INTEGER
5.Ketik: nglayout.initialpaint.delay -> 0
6.Sekarang refresh atau tekan F5
7.Masuk link di bawah ini ke address bar anda
https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/downloads/file/530/switchproxy_tool-1.4.1-fx+mz+tb.xpi
8.Lalu install software tersebut
9.Sekarang browser firefox siap digunakan
10.Software switchproxy tersebut selain untuk mengganti proxy secara otomatis di browser firefox, engine nya juga berpengaruh terhadap kecepatan koneksi internet
reff: http://www.ksl-bl.org/
Konfigurasi Automatic via OTA (Over The Air Activation)
S Nokia 7710, TelkomselGPRS, 1234
Format Dasar OTA untuk handphone TCP/ IP based (ex. 6600, 6230, 7610, dll) :
S
kemudian kirim ke 5432
keterangan:
S = Subscribe
Merk = contoh: Nokia, Siemens
Type = contoh: 3650, 6600
Setting = contoh: TelkomselGPRS(untuk semua setting), Tsel-wap, Tsel-mms, Tsel-csd
PIN = optional, beberapa handphone yg termasuk "tcp/ip mobilephone" membutuhkan kode pin 1234
Konfigurasi Manual WAP over GPRS
Jika sudah terdapat setting TELKOMSEL
• Pilih icon Control Panel
• Pilih icon Internet Setup
• Pilih Preferred access point : TSEL GPRS
• Tekan Ok
Jika belum terdapat setting TELKOMSEL Nokia 7710
• Pilih icon Control Panel
• Pilih icon Internet Setup
• Pilih New Access pt.
• Tekan Next
• Isi Connection Name : TSEL WAP, Pilih Data bearer : GPRS, Tekan Next
• Isi Network Type : IPv4
• Auto-retrieve access point (kosongkan)
• Access point name : internet
• Tekan Next
• Prompt password at every login (kosongkan)
• Isi User Name : wap
• Isi Password : wap123
• Tekan Next
• Tekan Finish
• Pilih Preferred access point : TSEL WAP
• Centang Ask before connection
• Tekan Ok
Konfigurasi Manual MMS over GPRS
Jika sudah terdapat setting TELKOMSEL
• Pilih icon messaging
• Tekan PULLDOWN MENU BUTTON (tombol kiri tengah)
• Pilih Tools
• Pilih Message settings
• Pilih Multimedia message...
• Access point in use : TSEL MMS
• Tekan Ok
Jika belum terdapat setting TELKOMSEL Nokia 7710
• Pilih icon Control Panel
• Pilih icon Internet Setup
• Pilih New Access pt.
• Tekan Next
• Isi Connection Name : TSEL MMS, Pilih Data bearer : GPRS, Tekan Next
• Isi Network Type : IPv4
• Auto-retrieve access point (kosongkan)
• Access point name : internet
• Tekan Next
• Prompt password at every login (kosongkan)
• Isi User Name : wap
• Isi Password : wap123
• Tekan Next
• Tekan Advanced
• Pilih Proxies
• Protocol : HTTP
• Centang Use Proxy
• Proxy server address : 10.1.89.150
• Port number : 8000
• Tekan Ok
• Tekan Finish
• Tekan MAIN MENU BUTTON (tombol kiri bawah)
• Pilih icon messaging
• Tekan PULLDOWN MENU BUTTON (tombol kiri tengah)
• Pilih Tools
• Pilih Message settings
• Pilih Multimedia message...
• Access point in use : TSEL MMS
• Homepage : http://mms.telkomsel.com
• Centang Receive report
• Send message : immediately
• Message validity : Maximum time
• Tekan Ok
Konfigurasi Manual E-mail over GPRS
Nokia 7710
• Tekan MAIN MENU BUTTON (tombol kiri bawah)
• Pilih icon messaging
• Tekan PULLDOWN MENU BUTTON (tombol kiri tengah)
• Pilih Tools
• Pilih Message settings
• Pilih E-mail...
• Mailbox name : (nama mailbox Anda)
• Tekan Next
• Name : (nama Anda)
• Username : (username mail Anda)
• Username : (password mail Anda)
• My e-mail address : (email address Anda)
• Tekan Next
• Incoming server (POP3) : (POP3 server mail yg Anda gunakan) contoh : POP3.telkom.net
• Outgoing server (SMTP) : mail.telkomsel.com
• Tekan Finish
